Jumat, 24 Desember 2010

mom...(Season 2)

dan akhirnya pada suatu hari....
Quw menemukan ibu dengan keajaibannya sendiri....dengan kotak ceritanya sendiri.....
Ibu meraih sesuatu di ujung jalan yang lain...di dimensi yang berbeda...
kemudian kami akan mendongeng tentang alam di ujung jalan...
ujung jalan dimana ibu berdiri..n ujung jalan dimana Quw berdiri...
Quw berbisik..."Quw bangga dengan ibu...cup"
Bibir dengan sedkit usapan lipgloss mendarat di pipi ibu
pipi yang tanpa sadar telah dipenuhi kerutan...
"ibu lebih bangga karena U terlahir sebagai putri kecil Quw"
Lalu kami sama" tersenyum....


"Terima kasih Tuhan telah menghadirkan Quw ke dunia melalui rahim ibu..."
"suatu saat Quw akan menjadi seperti ibu..."
"Kuat dan Tegar..."




(Moment saat ibu hendak meraih ujung jalan yang penuh keajaiban)

mom..... (Season 1)

suatu hari....
Quw memandang dunia di balik jendela kaca berdebu tipis
Dengan pandangan sejuta tanya....tanpa kata....!!!
Lalu ibu mendorong jendela kaca berdebu tipis...
membiarkan angin dan kabut menyentuh pipi Quw, menyergap pori" balita Quw.....
ibu bercerita tentang dunia di balik jendela berdebu tipis...


Suatu hari...
Quw mengintip padang bunga di sela-sela lubang pintu
berusaha menghirup aroma bunga dari balik lubang kunci...
Kemudian ibu menarik daun pintu...
Menggandeng tangan Quw..
n mengajakku berlari di antara ribuan bunga...
Quw berbisik pada telinga ibu
"Quw Gembira"


Suatu hari...
Quw bertanya tentang alam di ujung jalan....
Ibu diam...Ibu tidak bercerita...
Lalu ibu melepaskan genggaman tangannya yang mulai kisut...
"Carilah sendiri alam di ujung jalan sana!!!kamu akan menemukan suatu keajaiban tanpa ibu di samping U lagi...n kembalilah lagi ke padang bunga ini,,,kembalilah lagi ke dunia di balik jendela kaca berdebu tipis,,,Suatu saat U yang akan bercerita pada ibu tentang alam di ujung jalan ini"
Bibir penuhnya mengecup kening Quw yang berkeringat kecut....


Suatu hari...
Quw berjalan pada jalan setapak tanpa alas...tanpa ibu...
kerikil kecil menyentuh epidermis kulit Quw..
sakit...!!!!
Kemudian ibu berteriak jauh dari belakang punggung Quw...
"Jalan terus.....tag ada keajaiban tanpa rasa sakit...."


Suatu hari...
Quw tersesat di antara semak belukar n hutan tanpa cahaya
menangis....
kesepian...
Lalu kutemukan wajah ibu pada selembar daun kering...
tersenyum...
Quw kembali menembus semak belukar n hutan tanpa cahaya...
duri mengiris jari mungil Quw...
rambut tersangkut pada dahan tag beraturan...


suatu hari....
Quw telah menemukan alam di ujung jalan...
meraih keajaiban untuk ibu...
menyimpannya dalam kotak cerita...
kemudian Quw akan bercerita pada ibu
tentang alam di ujung jalan
tentang keajaiban yang tag pernah dilihat bola mata ibu...


Suatu hari...
Quw berlari kembali di padang bunga..
tag ada ibu...
Quw kembali dalam dunia di balik jendela kaca berdebu tipis...
tag ada ibu...
Quw takut pada dunia Quw yang dulu.....
takut kehilangan genggaman ibu...
takut kehilangan bibir penuh yang mengecup kening Quw....
takut kehilangan ibu...


Just for my mom.....


Ada Apa Dengan Cinta

Tiba-tiba pengen mengabadikan puisi-puisi Rangga-Cinta d Blog Quw.....

kulari ke hutan kemudian teriakku
kulari ke pantai kemudian menyanyiku
sepi.. sepi,, sendiri, aku benci
aku ingin bingar, aku ingin di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri
pecahkan saja gelasnya biar ramai!
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera..
atau aku harus lari ke hutan, belok ke pantai?


perempuan datang atas nama cinta
bunda pergi karena cinta
atas dirinya digenangi air racun jingga
adalah...
wajahmu seperti bulan lelap tidur di hatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
ada apa dengannya?
meninggalkan hati untuk dicaci
percaya...
sampai darah ke lututpun aku tak percaya
lalu...
rumput tersabit
sekali ini aku lihat karya Surga
dari mata seorang hawa
percaya...
tak tahu...
ada apa dengan cinta?
dan aku akan kembali dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya
bukan untuknya, bukan untuk siapa
tapi untukku
karena aku ingin kamu!
itu saja.
Satu nafas terhembus adalah kata
Angan, debur, dan emosi tercampur
Dalam jubah terpautan
Tangan kita terikat... bibir kita menyatu
Maka setiap apa yang terucap
Adalah sabda pandita ratu
Di luar itu pasir
Di luar itu debu
Hanya pasir meniup saja lalu hilang
Terbang tak ada
Tapi kita tetap menari
Tarian cuma kita yang tahu
Jiwa ini adalah tandu
Duduk saja...maka akan kita bawa semua
Karena kita adalah satu
Kamis, 23 Desember 2010

friendship....

jauh...
meneropongmu ke dimensi lalu,
dimana kita pernah mencari bintang harapan,

lama...
menggali ke lorong waktu lalu,
dimana kita pernah saling bergandeng erat mengejar mimpi,

sedih...
mengais ke dasar ruang tag terjangkau tangan,
dimana kita saling menumpu ketika satu kaki kita picang,

sulit...
menarik potret bersama ke era aku berdiri,
dimana kita pernah berkelakar tentang cita-cita, tentang pertemuan, dan tentang perpisahan,

namun bahagia...
pernah mengukir prasasti masa lalu dlm sejarah kita,
dimana kita menghadapi dunia dengan kekuatan  yang tag pernah luntur,
kekuatan yang menegakkan kakiku berdiri di sini,,,saat ini,,,

n Kita akan mengawali pertemuan kembali dengan masa depan kita masing"...
aku sabar menunggu waktu itu tiba SAHABAT.....

For our mom.....

Setitik air mata kita
menjadi derai tangis di batinnya

Secercah cahaya bola mata kita
mengubah kelabu dunianya

sesungging senyuman kita
melenyapkan kelelahannya

Genggaman jari tangan kita
melumatkan kekhawatirannya pada dunia

Sekecup ciuman kita
menawarkan kerutan pengorbanannya

Karena kita adalah setangkup harapan yang dilahirkan olehnya....
Oleh Ibu.......



SELAMAT HARI IBU.....
 
Copyright 2009 Padang Mimpi