Merangkak…
Berdiri…
Berjalan…
Kemudian berlari…
Aku telah bermetamorfosa
dari sederet nama
tapi vacuum
tanpa tafsir
lalu…
aku menangis
berlanjut
teriak
kau bungkam…diam…
menjelma sebentuk
labirin dalam sel imajinerku
namun…
aku tetap
merangkak…
berdiri…
berjalan…
dan kembali berlari…
fenomena yang menjemukan
atas rasa
tanpa batas
tanpa belas
tak juga terjamah
aurora perasaanmu
dalam dimensi
yang telah kusuguhkan
aku letih…
aku tertatih…
aku ta ingin kembali…
lalu…
aku menangis…
berlanjut teriak…
agar kau paham
aku tak akan
merombak rasa ini
menjadi jasad tanpa nilai
hingga aku kembali
merangkak…
berdiri…
berjalan…
kemudian berlari…
lalu…
menangis
berlanjut
teriak
Lamongan, 19 September 2006
Senin, 25 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
kayak puisinya ada apa dengan cinta pecahkan saja gelasnya biar rame biar mengaduh terus pecah terus waduhhh kebablasan wlkwkwkwkw
Posting Komentar